5 Kriteria Gendongan Bayi yang Nyaman untuk Bepergian

MOOIMOM Hipseat Carrier Gendongan Bayi - Grey

Gendongan bayi akan membantu Anda untuk menggendong buah hati Anda terlebih saat bepergian. Anda akan lebih mudah, lebih santai, dan tidak mudah lelah saat menggendong bayi. Namun, agar bayi merasa nyaman dengan gendongan yang digunakan maka Anda harus memperhatikan 5 kriteria ini.

  • Material yang Digunakan

Material yang digunakan secara keseluruhan untuk bagian luar gendongan yaitu terbuat dari bahan yang halus dan lembut seperti katun atau spandex. Pilih bahan yang mudah menyerap keringat sehingga bayi Anda tidak kepanasan. Pada bagian cushion seat terbuat dari material busa yang berkualitas dan ramah lingkungan sehingga tidak kaku dan memberikan kenyamanan.

  • Desain Gendongan

Desain dengan motif bordir yang stylish dan modern yang akan membuat Anda dan bayi merasa nyaman. Pada bagian sabuk pinggang ada busa yang empuk untuk menopang badan bayi dengan nyaman dan juga tali bagian bahu di desain dengan empuk untuk memberikan kenyamanan tertinggi pada bahu Anda saat menggendong bayi.

Pada bagian penutup kepala untuk memberikan kenyamanan si kecil saat tidur, melindungi si kecil dari sinar matahari dan memberikan privasi saat Ibu menyusui si kecil. Menyediakan kantong penyimpanan besar pada bagian saku yang bisa diletakkan perlengkapan bayi seperti botol susu atau sapu tangannya.

Dilengkapi tali bahu, ikat pinggang, dan zipper panel yang mudah digunakan. Dilengkapi dengan bantalan di bagian paha bayi sehingga membuat kakinya bebas bergerak tanpa perlu khawatir kulitnya akan tergores/lecet. Memiliki waistband sepanjang 123 cm yang lebar dan empuk. Memiliki desain slide up and down pada chest straps untuk kenyamanan menggendong.

  • Bagian Tali yang Fleksibel

Gendongan dapat Anda gunakan dengan 4 posisi (2 posisi depan, samping, dan belakang). Mudah dibersihkan dan dicuci menggunakan mesin cuci. Pada bagian tali bahu yang empuk memiliki ukuran yang lebar, dan dapat diatur sesuai kebutuhan. Tali gendongan juga bersifat elastis sehingga dapat menjaga posisi mengendong bayi Anda tidak bergeser.

Memiliki tali tambahan yang bermanfaat untuk mendukung posisi menyusui atau memberikan ruang ekstra untuk bayi Anda. Pada bagian penutup kepala dapat disesuaikan dengan ukuran tubuh bayi dan penutup kepala dapat disimpan saat tidak digunakan.

  • Memiliki Strap

Adanya dengan velcro/perekat yang lebar, strap pengencang, dan pengunci di bagian belakang untuk mempertahankan postur tubuh yang dapat diatur sesuai kebutuhan. Pengaturan strap pengencang dan pengunci akan membuat gendongan menjadi lebih aman. Hal ini juga akan mencegah terjadinya risiko kemiringan tulang belakang, tangan pegal dan sakit pinggang.

Adanya foot straps untuk kemudahan menggendong bayi Anda dan dapat dilepas untuk mendukung posisi kaki alami bayi. Dilengkapi infant insert yang mendukung 2 posisi sesuai berat badan bayi (Untuk berat bayi 3.1-4.5 dan 4.5-6.8 kg) sehingga dapat digunakan sejak bayi baru lahir (newborn).

  • Memiliki Cushion seat Ideal

Cushion seat ideal yang dirancang dengan kemiringan 30° membuat bayi Anda akan tetap aman duduk di gendongan. Kemiringan yang digunakan ini juga akan mencegah terjadinya bentuk “O” pada paha bayi yang akan mempengaruhi cara berjalannya nanti.

Gendongan yang aman dan nyaman untuk Anda gunakan saat menggendong bayi bisa didapatkan dengan mudah di toko perlengkapan bayi Orami. Toko online ini menyediakan gendongan berkualitas dengan harga diskon lebaran hingga 22%.

Cara Mengobati Sakit Gigi Ala PopMama

Ini Dia Penyebab Sakit Gigi Masa Kehamilan Solusinya

Jangankan manusia, seekor singa yang gagah perkasa saja tidak sanggup menahan rasa sakit pada giginya. Ya, meski tidak termasuk jenis penyakit yang berbahaya, namun penyakit gigi ini dapat melumpuhkan seluruh aktivitas bagi penderitanya.

Berbicara soal sakit gigi, biasanya penyakit yang satu ini sering di alami oleh anak-anak. Pasalnya, mereka ini gemar mengonsumsi makanan-makanan yang manis. Di samping itu, mereka juga kerap susah untuk diajak menggosok gigi. Dengan demikian, maka tak heran jika anak-anak sangat rentan terkena penyakit sakit gigi.

Meski sudah mengonsumsi obat sakit gigi, namun si mungil masih saja menangis karena sakit giginya tak juga kunjung reda. Lalu, bagaimana cara yang ampuh untuk mengobati sakit gigi pada si mungil? Seperti yang di lansir dari situs popmama, ada 3 obat alami yang ampuh untuk mengobati sakit gigi pada anak :

  1. Menggunakan Air Garam

Obat alami pertama yang harus bunda coba untuk mengobati sakit gigi pada si mungil, yakni dengan menggunakan air garam. Mengenai cara menggunakannya, siapkan garam sebanyak ½ sdt, lalu masukan kedalam segelas air hangat. Suruh si mungil untuk berkumur-kumur dengan air garam, lalu diamkan hingga sakitnya mereda. Jika sakit giginya sudah mereda, suruh ia untuk menggosok gigi seperti biasa.

  1. Menggunakan Bawang Putih

Obat alami kedua yang harus bunda coba untuk mengobati sakit gigi pada si mungil, yakni dengan menggunakan. Menurut pakar gigi terkemuka, bawang putih ini mengandung zat senyawa yang bersifat anti-inflamasi dan antibakteri, yang dapat membunuh bakteri penyebab timbulnya sakit gigi. Soal cara menggunakannya, siapkan 1 butir bawang merah, kupas kulitnya, lalu tumbuk sampai halus. Selanjutnya sisipkan pada bagian gigi si mungil yang terasa sakit, dan tunggu hingga sakitnya mereda. Apabila sakitnya sudah mereda, suruh ia untuk berkumur dan menggosok gigi sampai bersih.

  1. Menggunakan Es Batu

Obat alami terakhir yang harus bunda coba untuk mengobati sakit gigi pada si mungil, yakni dengan menggunakan es batu. Siapkan es batu secukupnya, lalu masukkan kedalam kain bersih. Selanjutnya tempelkan pada pipi yang giginya terasa sakit, dan diamkan hingga sakitnya mereda.

Itulah 3 obat alami yang harus bunda coba untuk mengobati sakit gigi pada si mungil. Akhir kata cukup sekian, dan selamat mencobanya.

5 Tips Mengajarkan Kemandirian pada Anak Sejak Dini

Dummy

Orangtua pasti menginginkan anaknya semakin mandiri seiring dengan bertumbuh kembangnya kemampuan mereka. Anda bisa mengajarkan mereka tentang kemandirian melalui 5 tips di bawah ini. Jangan takut membiarkan mereka mencoba hal baru dan kotor-kotoran hingga mereka bisa sendiri dan mandiri.

Selain itu, Anda juga tak perlu takut bila mereka kotor ataupun bau dalam proses belajar mandirinya. Sekarang ada DOREMI Thomas & Friends yang akan mengatasinya dengan memberikan kesegaran dari harum buah-buahan yang dimilikinya. Jadi, Anda tinggal fokus saja mengajarkan anak-anak perihal kemandirian sejak dini.

  1. Berikan Pilihan

Anda bisa memberikan mereka pilihan terhadap permainan yang ingin mereka lakukan. Biarkan mereka menentukan sendiri tanpa Anda ikut campur sedikitpun. Cara ini bisa diterapkan di mana saja apakah di rumah ataupun ketika sekolah. Berikan mereka ruang untuk berekplorasi tapi tetap diperhatikan apa yang mereka kerjakan.

Memberikan kebebasan bagi mereka untuk memilih sendiri ini bisa menumbuhkan rasa percaya diri pada anak serta kemandiriannya juga. Bila mereka berhasil melakukan sesuatu yang baik, pujilah kreativitas dan imajinasi mereka untuk mendorong mereka menjadi lebih mandiri dalam segala hal.

  1. Hadir tapi Tidak Terlihat

Cara selanjutnya adalah Anda bisa tetap mendampingi anak Anda namun jangan terlalu terlibat. Bermain sendiri bisa membuat perkembangan mereka lebih baik. Mereka punya lebih banyak kreativitas. Meski biasanya pada awalnya anak Anda akan mengajak Anda bermain, lama kelamaan mereka akan melupakan Anda dan malah bermain sendiri.

Tak hanya membiarkan mereka bermain sendiri tanpa bantuan Anda, Anda juga bisa mencoba membiarkan mereka menggunakan peralatan makan sendiri. Ini bisa melatih kemandirian mereka dan tidak meminta bantuan dari oranglain sebelum mereka tak bisa.

  1. Biarkan Mereka Berusaha Sendiri

Langkah lainnya adalah membiarkan mereka berusaha sendiri. Saat mereka menghadapi permainan yang agak rumit, mereka akan mencari solusi akan permainan tersebut. Biarkan mereka berusaha sendiri menemukan solusinya hingga mencapai keberhasilan.

Biasanya, orangtua akan membantu anak-anak ketika mereka menemukan kesulitan. Tapi sebenarnya itu tak baik untuk kemandirian mereka padahal permainan yang rumit tersebut mengajarkan anak Anda untuk belajar cara trial dan error. Biarkan mereka mengeksplorasi diri sendiri, ya!

  1. Berikan Dorongan

Cara untuk mengembangkan kemandirian anak selanjutnya adalah dengan memberi mereka dorongan. Dengan adanya support dari orangtua, anak-anak bisa mengembangkan kemandiriannya lebih baik. Jangan mengkritik karena itu bisa membuat mereka takut dan menghentikan ekplorasi diri.

Lagipula, bila Anda sering mengkritik, anak akan merasa bergantung pada Anda terus-terusan dan meminta bantuan di setiap keputusan yang akan mereka ambil. Beri mereka pujian bila berhasil melakukan sesuatu dengan sendiri karena itu juga bisa membuat kepercayaan diri mereka meningkat.

  1. Ajukan Pertanyaan

Langkah terakhir, ajukan pertanyaan pada mereka sesering mungkin akan hal yang mereka lakukan. Ini bisa juga membantu mereka untuk mengembangkan kemandirian. Ketika Anda bertanya, Anda akan tahu apa yang anak-anak rasa dan pikirkan. Tak hanya itu, anak-anak juga akan merasa lebih diperhatikan bila Anda sering menanyai mereka.

Melatih kemandirian anak bisa dilakukan dengan banyak cara seperti yang ada di atas Biarkan mereka mengekplorasi diri sendiri tanpa takut kotor atau bau karena DOREMI Thomas & Friends bisa mengatasinya. Selain shampoo anakm ada juga sabun dan pewangi. Juga didukung program #GreatAdventureAwaits dari DOREMI yang juga bisa membantu anak berekplorasi tanpa harus takut bau dan kotor.

Saat Wanita Menjadi Single Parents Maka 3 Peran Ayah Inipun Harus Kita Gantikan

 Single parents merupakan istilah untuk orang tua tunggal atau seseorang yang hidup atau tengah membesarkan anak nya seorang diri baik itu tanpa suami atau tanpa istri. Menjadi seorang single parents itu bisa karena perceraian atau kematian. Menjadi seorang single parent bukanlah hal yang mudah. Segala sesuatu tentang anak kita baik buruknya harus kita tanggung dan atasi sendiri. Tumbuh kembang anak dan segala tentang kebutuhannya menjadi tanggungjawab kita seorang diri. Sebenarnya tak ada seorang pun yang ingin berada dalam posisi ini, namun jika kita harus berperan dalam posisi ini bagaimana ya? Ketika kita seorang wanita harus menjadi seorang single parents maka 2 peran ayah ini harus kita gantikan, yaitu :

  1. Menafkahi Anak

Saat kita ditakdirkan menjadi single parents maka kewajiban yang seharusnya dilakukan ayahnya harus kita lakukan yaitu menafkahinya. Segala kebutuhan hidup sehari harinya untuk makan, jajan, sekolahnya dan keperluan lainnya menjadi tanggung jawab kita ketika si ayah sudah tak mau menafkahinya. Tak jarang seorang ibu banting tulang setiap harinya agar anaknya bisa tetap makan dan tidak putus sekolah. Tak sedikit seorang wanita rela saat panas kepanasan dan saat hujan kehujanan hanya untuk memenuhi kebutuhan anaknya agar tidak kekurangan dan selalu berkecukupan. Saat si kecil sakit kita harus mengeluarkan uang untuk periksa ke dokter dan merawatnya sendirian sampai si kecil sembuh.

  1. Melindungi Anak

Saat anak sedih ketika diejek atau berkelahi dengan temannya maka kita yang harus menenangkanya. Membuat si kecil merasa nyaman dan aman saat bersama kita dan melindunginya saat dia merasa tak aman dan terancam. Memupuk keberanian dalam dirinya agar mampu menjaga diri ketika berada di luar sana dan mampu mengatasi dan keluar dari masalah yang dihadapinya.

  1. Mengajarkan Anak

Mengajarkan anak membaca, menulis dan berhitung menjadi tanggungjawab kita sendiri pada saat menjadi orang tua tunggal. Selain itu kita harus mengajarkan mereka bersepada, yang biasanya itu diajarkan oleh ayahnya. Dan juga karena tidak adanya pigur laki laki disamping anak kita maka kita yang harus mengajarkan bagaimana cara bermain bola dan permainan laki laki lainnya.

Itulah 3 peranan ayah yang harus dijalankan seorang wanita ketika menjadi single parents. Berikanlah selalu yang terbaik untuk anak kita meski itu harus dijalani sendirian.